#CHAPTER II
Pagi ini Hyunhee tengah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.
Eomma... unhee berangkat dulu yaa... Apa unhee eomma ini sudah sarapan? Sudah eomma.. unhee pergi dulu yaa, annyeong (bye) eomma... Ne unhee-ya take care yaa....
----
Dalam perjalanan ke sekolah unhee melewati sebuah jalan yang biasa ia lewati.
Wah.. pagi ini sangat indah yaa, udaranya sangat sejuk dan angin sepoi-sepoi yang berhembus dan menyentuh wajahku dengan lembut membuat pagi ku ini terasa lebih indah, sebentar... sepertinya ada yang aneh dengan tempat ini.
unhee pun berjalan mundur sedikit. Sepertinya di jalan ini aku tidak pernah melihat bangunan ini, sudah berkali-kali aku melewatinya tapi baru hari ini aku melihat ada bangunan ini. Apa bangunan ini baru dibangun?
Sebentar.. bukankah ini sebuah kafe? Sepertinya terlihat sangat indah dengan interiornya yang menarik dan dindingnya yang hanya berbalutkan kaca-kaca yang sangat indah. Kagum Unhee
Baiklah sepulang sekolah aku akan mampir sebentar ke tempat ini, mungkin tempat ini akan menjadi salah satu tempat favoritku, ucap Hyunhee sembari meninggalkan tempat itu dan kembali berjalan menuju sekolahnya.
----
Akhirnya aku sampai juga, akankah hari ini menjadi hari yang melelahkan seperti biasanya?? Aku berharap para heobae (junior) dan sunbae (senior)ku tidak melakukan hal-hal yang menyebalkan lagi hanya karena Baekkie.
Mereka sudah sangat menyusahkan hidupku selama 3 tahun ini.
Oh kelasku, ternyata masih sepi dan belum ada teman-temanku yang datang, baiklah aku akan memilih tempat dudukku dulu, ah disitu lebih baik dan terlihat nyaman, aku pun memilih tempat duduk paling belakang disamping jendela yang menurutku terlihat nyaman.
Tiba-tiba sesorang memanggilku dengan sangat nyaring dan merangkul pundakku seenaknya, ya..ya..ya.. apa yang kau lakukan Baekkie??? Ey... kau ini kenapa eoh?, Baekkie mengacak-acak rambut Hyunhee. Ya! Baek jangan mengacak rambutku seperti itu, kau hanya merusak tatanan rambutku saja pagi ini. Ey... ternyata Unhee ku yang cantik ini sudah mulai memperhatikan kecantikannya yaa hahaha... Unhee pun hanya mempoutkan mulutnya.
Ternyata diluar kelas kami sudah banyak para yeoja-yeoja yang berbisik-bisik dipagi hari karena melihat hal yang kulakukan dengan baekkie pagi ini dikelas. Ada yang mencibir dan berkata "apa-apaan si Hyunhee itu, berani-beraninya dia masih mendekati Baekkie kita setelah kita beri peringatan padanya", "mereka tidak tahu malu apa ya? Bermesraan di sekolah seperti itu?" cibir yang lainnya.
Namun ada pula yang terlihat mendukung kami dan berkata "Wah Hyunhee eonnie(kakak perempuan) dan Baekkie oppa(kakak laki-laki) sangat terlihat cocok bila mereka sedang berdua seperti ini, seperti romeo dan juliet", "ia mereka terlihat sangat serasi walau sering bertingkah seperti tom and jerry, aku sangat mengidolakan mereka" sahut yang lainnya.
Huh, apa-apaan mereka itu! Apa mereka tidak ada kerjaan lain selain mengejek dan membicarakanku seperti itu? Ini semua karena kau Baek! Aku pun memukul kepala Baek dengan buku yang kupegang saat ini. Aww.. aya apayo..(aduh sakit). Ini kan bukan salahku, itu semua terjadi karena ketampananku ini, Baek membanggakan ketampanannya sambil mengelus-elus wajahnya. Isshhh kau sangat menjijikan dan terlampau PD Baekkie-ya... kami pun tertawa bersama..
Ya, itulah kebiasaan yang selalu kami lakukan dan kami terima setiap harinya dari teman-teman kami juga para heobae dan sunbae, mereka sangat mengidolakan Baekkie dan ingin sekali menjadi kekasihnya, tetapi tidak satupun dari mereka yang dapat merebut perhatian dari seorang Baekkie yang memiliki nama lengkap Byun Baekhyun ini. Oleh karena itu mereka sangat iri padaku, karena hanya padaku saja Baekkie dapat bersikap baik dan karena kedekatan kami inilah yang membuat para yeoja disekolah kami semakin dibakar oleh api cemburu yang membara, hahaha...
Ini sudah biasa kami alami semenjak kami berada ditingkat awal hingga sekarang, kira-kira sudah hampir 3 tahun. Tapi tetap tidak ada yang bisa menghancurkan kedekatan kami, Ya mungkin ini yang dinamakan kekuatan persahabatan? Bila kalian bertanya apakah aku dan Baek nantinya akan menjalin hubungan atau tidak itu adalah rahasia. Aku pun sangat bersyukur mempunyai sahabat sepertinya, seseorang yang dapat membuatku nyaman dan sebagai seorang namja ia tidak menyusahkanku sama sekali, justru ia yang sering membantuku. Dan aku lebih senang memiliki sahabat seorang namja dari pada yeoja, kalian tau kenapa? Ya karena yeoja bila diajak jalan akan ribet dan lama sedangkan namja tidak, dan lebih enaknya lagi bila kemana-mana aku tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun, karena kalian tau apa? Bagi kaum namja sangatlah pantang bila yeoja yang membayar ketika mereka sedang jalan bersama, eittt... tapi jangan salah sangka dulu denganku, aku bukan yeoja seperti yang kalian pikirkan, aku bukanlah yeoja yang matrealistis, kalian bisa memegang kata-kataku ini, ok?. Kata-kata itu pun terucapkan oleh batin Hyunhee.
***
Ditempat lain, salah satu sekolah yang tidak kalah bagus dari YISS, yaitu SOPA tengah melakukan aktivitas belajarnya. Namun ditengah jam pelajaran pertama dimulai tiba-tiba...
Ah~ sungguh melelahkan sekali.. seorang namja yang baru saja memarkirkan motornya yang berwarna merah besar itu turun dan merapikan tatanan rambutnya yang sedikit berantakan akibat helm yang digunakannya tadi. Namja ini berjalan melewati ruang komputer yang terdapat setelah lapangan parkir dan ternyata ada seorang yeoja yang memperhatikan kedatangan namja ini.
Sowon : Dia lagi, dia lagi... apa dia merasa yang memiliki sekolah ini hah? Jam pertama sudah hampir habis dan dia baru datang? Apa dia kira dengan appanya yang memiliki sebagian saham disekolah ini maka dia bisa seenaknya seperti itu? Sungguh mengganggu pemandangan saja!
Tapi kenapa para ssaem (guru) tidak ada yang berani untuk menegur atau memarahinya? Bahkan menghukumnya pun tidak! Sangat menyabalkan sekali, apa mereka takut akan dipecat? Huh aku sungguh tidak mengerti dengan mereka dan sekolah ini. Ucap salah satu teman sekelas Jongin itu.
----
Ah, dari pada menunggu teman-temanku selesai dari kelas komputernya lebih baik aku menyegarkan tubuhku dulu.
Namja ini pun hanya mampir kekelasnya untuk meletakkan tas dan mengambil baju ganti di lokernya, lalu berjalan menuju sebuah ruangan yang akan ia tempati sebagai tempat untuk menyegarkan tubuhnya.
Ya, ini lah ruangan dari sekian banyak ruang disekolah ini yang sangat ku sukai, seusai mengganti pakaiannya dengan pakaian yang terlihat nyaman, namja ini pun mulai melakukan sedikit pemanasan dan setelah itu berjalan menuju sound system di sudut ruangan dan mulai menyalakan musik yang terdapat pada smartphonenya itu. Ya.. kalian pasti sudah tau bukan siapa namja ini? Dia lah Kim Jongin salah satu siswa di SOPA dan dancer terbaik disekolah ini, dan inilah yang biasa ia lakukan bila kelas telah usai.

***
Akhirnya pelajaran hari ini usai juga, keluh Unhee..
Hyunnie... aku duluan yaa... mian (maaf) hari ini aku tidak bisa pulang bersamamu karena aku sudah ada janji dengan seseorang, hehe...
Ya.. siapa yeoja itu Baekkie-ya... eiyyy apa sahabatku yang satu ini sudah memiliki kekasih??
Ya..ya..ya.. apa yang kau katakan Hyunnie? Tidak-tidak aku akan mengantar eomma ke rumah halmonie (nenek) jadi aku harus buru-buru pulang.
Ah, ne arasseo arasseo. Sampai jumpa Baekkie-ya.. sampaikan salamku pada ahjuma dan halmonie, ne?
Geurae (ok), annyeong Hyunnie-ya~
Hari ini aku akan pulang sendiri kerumah, ah baiklah tidak apa-apa, lagi pula aku akan mampir sebentar ke kafe yang tadi pagi aku temui itu, ucap Unhee.
----
Akhirnya aku sampai juga disini. Ah, ternyata sangat ramai ya kafe ini. Sepertinya suasananya juga nyaman dan menyenangkan.
Pelayan : Annyeonghaseyo..
Hyunhee : Annyeonghaseyo..
Pelayan : Ada yang bisa saya bantu?
Hyunhee : Ah ya saya ingin memesan 1 cup ice chocolate
Pelayan : ok, ada lagi?
Hyunhee : tidak, itu saja.
Pelayan : Baiklah, semuanya jadi 1000 won. Cash atau credit card?
Hyunhee : Ah ya, aku membayar dengan uang cash.
Baiklah aku akan duduk di pojok situ.
Hyunhee pun duduk di bagian pojok kafe tersebut yang ternyata bernama KAMONG KAFE. Ia pun mulai mengeluarkan earphonenya dan memasangnya ditelinga dan mengambil novel yang baru ia beli kemarin.
Saat Hyunhee sedang asyik membaca novelnya, tiba-tiba ia merasa ada yang menyentuh kakinya, ah mungkin lebih tepat menjilat kakinya. Hyunhee pun menengokkan kepalanya ke bagian bawah dan ternyata terdapat seekor anjing berbulu coklat lebat yang terlihat sangat cantik sedang menjilati kaki Hyunhee yang ternyata sedang duduk di tempat anjing lucu itu biasa beristirahat.
Waaa... Yeppeo.....
Siapa namamu anjing lucu? Apa kamu anjing dari pemilik kafe ini? (Hyunhee pun beranjak dari tempat duduknya dan mulai berjongkok di samping anjing lucu tersebut).
Lalu tanpa Hyunhee sadari seorang pelayan sekaligus pemilik kafe tersebut sudah berada disampingnya.
Owner : Sepertinya kamu sangat menyukai anjing ya?
Hyunhee : Ah, jwoesonghabnida (maaf). Ne, saya sangat menyukai anjing, apalagi dia sangat lucu seperti ini, Hyunhee mengelus lembut anjing tersebut
Owner : haha, tidak apa-apa santai saja, saya senang kok, karena baru kali ini Monggu menyapa tamu disini dengan ramah seperti itu
Hyunhee : jeongmal (sungguh)? Oh, jadi namamu Monggu ya anjing lucu?
Owner : Ya, begitulah. Monggu sangat jarang keluar dari tempat istirahatnya, tapi kali ini dia keluar dan sepertinya ingin bermain bersamamu
Hyunhee : Waa.. kau sungguh lucu Monggu-ya.. Baiklah aku akan sering-sering kesini untuk menemuimu, apakah itu tidak apa-apa? Hyunhee pun bertanya pada owner kafe tersebut
Owner : Tentu, saya malah sangat senang bila Monggu memiliki teman, karena dia sangat kesepian disini, biasanya adikku yang akan menemaninya. O ya nama saya Kim Woo Ri, kamu dapat memanggil saya dengan Woori eonnie, kata owner kafe tersebut
Hyunhee : Ah, geurae. Saya Kang Hyun Hee, dan bisa dipanggil Hyunhee. Baiklah woori eon, sepertinya sudah hampir malam dan aku harus segera pulang ke rumah, aku akan datang lagi nanti, annyeong eon... annyeong Monggu...
Woori : annyeong Hyunhee-ssi... Baiklah Monggu, kajja (ayo) kita masuk dan aku akan membersihkanmu, karena sebentar lagi pemilikmu akan datang menjemputmu...
Tak lama kemudian yang ditunggu pun telah datang.
Noona.... dimana monggu kesayanganku... kenapa tidak ada didepan?
Ya.. Kim Jongin!! Jangan berteriak-teriak di kafeku!! Jika tidak seluruh pelanggan disini akan kabur semua akibat mendengar suara teriakanmu itu. Omel sang noona.
Ini tadi noona habis membersihkan tubuh monggumu ini.
Ah mian noona-ya hehehe,,, aku tidak bermaksud seperti itu, tapi terima kasih telah memandikan mongguku ini, kata kai sambil menggendong monggu yang terlihat sudah bersih dan segar.
OK monggu... kajja.. kita berjalan-jalan sebentar menikmati udara sore ini lalu kita pulang ke rumah. Annyeong noona....
Ne, jangan pulang terlalu larut, arasseo?
Arasseo....
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
Nah.....
Gimana buat chapter kali ini???
Semoga kalian suka yaaa..
Hyunhee sama jongin blm bisa ketemu skrg nih rupanya, kapan yaa mereka akan bertemu???
Hayoooo siapa yg penasaran???
Mari ditunggu untuk chapter selanjutnya... ^^
Jangan lupa vote dan comment juga yaaa 친구들.... 정말 고마워 buat yg udah baca, vote dan komen
💜💜💜💜💜
Minggu, 08 Mei 2016
Sabtu, 30 April 2016
EVERLASTING LOVE
CHAPTER #1
***
----
----
----
***
PERTEMUAN TAK TERDUGA
Aku adalah seorang yeoja (gadis)
sederhana yang hidup dengan seorang eomma (ibu) yang membesarkanku seorang diri
karena appa (ayah) sudah tiada sejak aku berusia 10 tahun. Hidupku ku habiskan
hanya untuk belajar dan mencari beasiswa agar tidak menyusahkan eomma. Sekarang
aku berada di tingkat akhir senior high school di salah satu sekolah ternama di
Korea Selatan, YISS (Yongsan International School of Seoul).
Hari ini di sebuah taman kota di
Seoul, terlihat seorang gadis yang sedang duduk disebuah bangku taman yang
terdapat dibawah sebuah pohon. Dia terlihat tengah bersantai dengan menggunakan
earphone yang terpasang ditelinga dan memegang sebuah novel juga ditemani
dengan ice chocolate kesukaannya. Ya, ini adalah hal kesukaan Kang Hyun Hee dan
tidak ada yang bisa mengganggunya saat ia berada dalam dunianya ini.
Wah, akhirnya aku dapat menyelesaikan
novel yang bagus ini, ucap Hyun Hee sambil tersenyum puas. Sudah jam berapa
ini? HyunHee melirik arloji berwarna keemasan yang melingkar dilengan mungilnya
yang indah. Wah, ternyata sudah hampir malam. Yah sehabis ini aku akan
berjalan-jalan terlebih dahulu sebelum pulang kerumah, lagi pula ini kan hari
minggu jadi tidak apa-apa bila aku pulang sedikit terlambat. Ah, lebih baik aku
telepon eomma dulu agar tidak mencemaskanku.
Eomma : Yeoboseyo.(hallo, pada
pembicaraan di telepon).
HyunHee : Eomma, sepertinya hari
ini aku akan pulang sedikit terlambat, aku akan berjalan-jalan sebentar
disekitar pusat perbelanjaan.
Eomma : Ah, baiklah gadis mungil
eomma... tapi kamu harus berhati-hati ya dan pulang tepat waktu, Arasseo
(mengerti)?
HyunHee : Ne (ya).... Arasseo
eomma..... (HyunHee menutup telepon)
Baiklah, aku akan membereskan ini
dan akan segera pergi dari sini. Pasti hari ini akan sangat menyenangkan, ucap
HyunHee sambil tersenyum tipis.
“Ditempat lain di kota Seoul,
Seorang namja (pria) bernama Kim Jong In atau yang akrab dipanggil Kai sedang
sibuk dengan aktivitasnya, ia memiliki sebuah grup dance bersama ke-5 temannya.
Namja ini bersekolah di SOPA (School Of Performance Arts), ia memiliki bakat
yang sangat luar biasa dalam menari dan hal tersebut menjadi salah satu
kesukaannya. Ia tinggal dengan 2 orang noona (kakak perempuan), eomma dan appa. Ia juga memiliki anjing kesayangan yang
bernama Monggu.”
Ah, hyung (kakak laki”), aku
pergi duluan yaa... Sampai jumpa disekolah besok. (Kai memanggil mereka hyung
karena mereka berumur lebih tua dari pada Kai, walau ada 1 yang umurnya lebih
muda).
Hmm.. sebelum pulang aku akan ke
pusat perbelanjaan dulu, aku akan membelikan noona hadiah dihari ulang tahunnya
ini.
“Tak lama kemudian, Kai pun
sampai di pusat perbelanjaan kota Seoul yang sangat luas dan terlihat ramai pada
hari ini, ya mungkin karena ini hari minggu dan waktunya untuk para pasangan
kekasih berkencan ria.”
Huh, para pasangan ini sangat
menjijikan sekali, bermesraan ditempat umum seperti ini, apa mereka tidak
memiliki rasa malu? Atau
urat malunya sudah putus? Hah sudahlah, lebih baik aku mencari hadiah untuk
noona dan segera pulang.
“Disudut lain pusat perbelanjaan
kota Seoul, HyunHee sedang berjalan menyusuri pertokoan yang menjual berbagai
macam sepatu-sepatu cantik yang biasa dipakai oleh para yeoja seumurannya.”
Hmm.... sepertinya toko ini
menjual sepatu-sepatu yang sangat indah, lebih baik aku masuk dan melihat
sebentar, yaa.. walaupun aku tidak bermaksud untuk membelinya, tapi hanya
sekedar melihat-lihat tidak salah bukan?
Kai yang telah beranjak dari
tempat semulanya lantas berjalan menuju toko-toko yang menjual barang-barang
wanita, dan ia memilih salah satu toko yang terlihat sangat cocok dengan hadiah
yang ia rencakan untuk membelikannya pada ulang tahun noonanya.
Wah sepertinya tempat ini menjual
barang yang kuingini dan noona pasti akan sangat menyukainya. Hmm... sepatu
seperti apa ya yang noona suka? Ah kenapa aku tidak menanyakannya pada noona,
tapi kalo aku bertanya tidak akan jadi surprise donk, arrgghhh... aku sungguh
bingung, Kai pun sedikit mengacak rambutnya karena terlihat sedikit frustasi.
Lebih baik aku meminta saran pada pelayan ditoko ini, tiba-tiba ide tersebut
terlintas dikepala seorang Kim Jongin.
Wow, yeppeo (cantik), sepatu ini
sangat menarik dan terlihat indah... tapi sayangnya aku tidak akan membeli
sepatu ini, terlalu ribet dan melelahkan bukan kalau aku memakai sepatu ini
untuk bepergian, yah it’s not my style, HyunHee tertawa sambil memikirkan bila
ia menggunakan sepatu tersebut. Ah jelas-jelas menggunakan sepatu kets lebih
nyaman dan terlihat lebih keren dan sporty.
Tiba-tiba seorang namja memanggil
Hyunhee yang sedang menaruh kembali sepatu yang dipegangnya tadi.
Kai : permisi...
Hyunhee : ne?
Kai : Saya sedang mencari hadiah
untuk seorang yeoja, tapi saya tidak tahu sepatu seperti apa yang disukai
olehnya, bisakah anda membantu saya untuk memilihkan sepatu yang cocok untuk ku
berikan padanya?
Hyunhee : wah, maksudnya apa nih?
Dia kira aku seorang pelayan ditoko ini apa?, gerutu Hyunhee dalam hati. Ah, ye
saya akan membantu tuan.(Hyunhee
hanya mencoba bersikap baik pada namja tersebut). Sambil melihat-lihat,
tiba-tiba hyunhee mengambil sebuah sepatu dan memberikannya pada Kai.
Sepertinya sepatu ini sangat cocok untuk yeoja yang akan tuan berikan kejutan
itu.
Kai : Hmm... benarkah?
Hyunhee : Apa dia tidak
mempercayai pilihanku, huh dasar namja aneh, tadi bertanya padaku dan
menganggapku sebagai pelayan disini, sekarang malah balik bertanya, gerutu
hyunhee lagi dalam batinnya sambil menatap namja di depannya dengan sedikit
kesal. Ya, tuan ini akan terlihat sangat cocok untuk yeoja itu, saya yakin
yeoja itu akan menyukainya.
Kai : Ah sepertinya anda benar,
sepatu ini terlihat sangat indah, yup yeppeo. Baiklah saya akan mengambil yang
ini, terima kasih. Kai pun membungkuk (tanda memberi salam), lalu pergi
meninggalkan Hyunhee yang masih saja berdiri disana.
Aish.. apa-apaan namja tadi,
seenaknya saja meminta pendapat dariku, memangnya dia pikir dia siapa?
Menganggapku sebagai seorang pelayan toko? Oh tidak, salah apa aku hingga harus
bertemu orang sepertinya, bila ingin membelikan hadiah untuk kekasihnya kenapa
tidak membawa kekasihnya saja, atau menanyakan terlebih dahulu pada kekasihnya
itu, sungguh menyebalkan! Lalu kenapa tadi aku harus menggubris omongannya? Apa
yang salah denganku? Biasanya aku tidak seperti ini pada orang yang baru ku
kenal. Ah sudahlah lupakan namja itu Hyunhee. Sepanjang jalan menuju rumah
Hyunhee hanya menggerutu dan memaki namja yang ia temui di toko sepatu tadi. Ternyata hari ini tidak semenyenangkan
yang ku bayangkan.
Aku harap noona akan menyukai
hadiah yang akan kuberikan padanya ini, kai tersenyum lebar sambil memandangi
paper bag berisikan sepatu yang dipilihkan oleh yeoja yang tak ia kenal tadi.
Tapi, kalau dilihat-lihat sepertinya yeoja yang ada di toko sepatu itu tidak
terlihat seperti seorang pelayan di toko tersebut. Dia terlihat seperti anak
SMA seusiaku. Ah sudahlah, tidak penting bagiku, dan aku berharap yeoja itu
tidak membuat noona kecewa dengan sepatu pilihannya itu.
----
Noona.... aku pulang... noona
dimana? Aku ada kejutan untuk noona ^^,, ah nae dongsaeng (adikku)... hadiah
apa yang ingin jongin kecilku ini berikan??,, Ah ini noona, tadi aku mempir
sebentar untuk membeli ini, apakah noona suka?,, wait a minute.. noona lihat dulu apa yang
jongin kecil ini berikan pada noona... OMO! (wow) jongmal yeppeoyo (sangat
cantik), noona sangat suka ini, wah ternyata jongin noona ini sangat tau
kesukaan noonanya yaa, noona tersenyum sambil mengacak lembut rambut jongin,
sedangkan sang adik hanya tersenyum senang karena hadiah yang ia berikan sangat
disukain oleh noonanya.
O ya noona, aku hampir lupa belum mengucapkan ini pada
noona, saengilchukhahaeyo noona... (happy birthday), aku sangat sayang pada
noona..
(ya.. seorang Kim Jongin yang terlihat sangat cool dan terkesan sedikit
cuek dengan para yeoja ini ternyata sangat menyayangi kedua noonanya yang
walaupun sekarang ini telah menyandang status menikah).
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
Hi... chingudeul....
kenalin aku Xiu... ini ff pertama ku hehe..
Aku harap ff ini dapet respon yang bagus dan kalian suka sama ceritanya..
O ya ff ini bakal aku update setiap hari sabtu atau minggu ya chingudeul ^^
O ya ff ini bakal aku update setiap hari sabtu atau minggu ya chingudeul ^^
Kalo kalian baca ff ini, aku sangat berharap kalian bisa share ke teman-teman kalian ^^
Sebelum dan sesudahnya aku mau bilang gomawo.....
Selasa, 26 Januari 2016
Who Am I For You? #2
Today i was thinking about him again, i wont to text him, but we there in a same group so its make me talk with him again, lobg time no talk with him, and i feel happy even just a little. And this night i use my braved to text hi, not for chatting but for clarification somethin, i really want to know about this question, so i ask him, yeah although i am not really brave but i try to be brave bcs i really wonderin, yeah finnaly i send that messege and i ask '우리는 친구,그래?' Hah. I duno, he will answer what but if that different with my expectation its will make me know and i will not hoping anymore, i hope he reply me tomorrow and i will know his answer.
Sabtu, 23 Januari 2016
Who Am I For You?
yah... again and again.. why? i duno too..
ya u right, today i miss him again. Ah why i should to mis him again? i already forget him for 1 month but, why suddenly i miss u again?
Yaaa....!!! who are u? why u make me to be like this?
You know? i wont be like this, yeah i like u, and u already know it. But u still silent and like nothing happen.
What u want from me hah?!
i really dont know. why i must trapped like this.
supposing i never meet and know about u, all of these never happen and i will be alright.
Yeah maybe, i more over to conclude ur goodness, yaa u right i am like a stupid girl who love someone who never i know in real.
But, i cant to forget u quickly. Its make me mad.I try and try, still keep trying. But when i can since 2 or 3 month, suddenly u came again. and its make me wondering again "WHAT U WANT FROM ME?" "WHO AM I FOR U?", we care each other but sometimes like nothing happen. i hate it u know! why?? give me ur reason and answer me. if u like me just be ur friend its ok, but at least u tell me and i will know, even thats will make me hurt, but i already know and no hope anymore.
Langganan:
Postingan (Atom)
