#CHAPTER II
Pagi ini Hyunhee tengah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.
Eomma... unhee berangkat dulu yaa... Apa unhee eomma ini sudah sarapan? Sudah eomma.. unhee pergi dulu yaa, annyeong (bye) eomma... Ne unhee-ya take care yaa....
----
Dalam perjalanan ke sekolah unhee melewati sebuah jalan yang biasa ia lewati.
Wah.. pagi ini sangat indah yaa, udaranya sangat sejuk dan angin sepoi-sepoi yang berhembus dan menyentuh wajahku dengan lembut membuat pagi ku ini terasa lebih indah, sebentar... sepertinya ada yang aneh dengan tempat ini.
unhee pun berjalan mundur sedikit. Sepertinya di jalan ini aku tidak pernah melihat bangunan ini, sudah berkali-kali aku melewatinya tapi baru hari ini aku melihat ada bangunan ini. Apa bangunan ini baru dibangun?
Sebentar.. bukankah ini sebuah kafe? Sepertinya terlihat sangat indah dengan interiornya yang menarik dan dindingnya yang hanya berbalutkan kaca-kaca yang sangat indah. Kagum Unhee
Baiklah sepulang sekolah aku akan mampir sebentar ke tempat ini, mungkin tempat ini akan menjadi salah satu tempat favoritku, ucap Hyunhee sembari meninggalkan tempat itu dan kembali berjalan menuju sekolahnya.
----
Akhirnya aku sampai juga, akankah hari ini menjadi hari yang melelahkan seperti biasanya?? Aku berharap para heobae (junior) dan sunbae (senior)ku tidak melakukan hal-hal yang menyebalkan lagi hanya karena Baekkie.
Mereka sudah sangat menyusahkan hidupku selama 3 tahun ini.
Oh kelasku, ternyata masih sepi dan belum ada teman-temanku yang datang, baiklah aku akan memilih tempat dudukku dulu, ah disitu lebih baik dan terlihat nyaman, aku pun memilih tempat duduk paling belakang disamping jendela yang menurutku terlihat nyaman.
Tiba-tiba sesorang memanggilku dengan sangat nyaring dan merangkul pundakku seenaknya, ya..ya..ya.. apa yang kau lakukan Baekkie??? Ey... kau ini kenapa eoh?, Baekkie mengacak-acak rambut Hyunhee. Ya! Baek jangan mengacak rambutku seperti itu, kau hanya merusak tatanan rambutku saja pagi ini. Ey... ternyata Unhee ku yang cantik ini sudah mulai memperhatikan kecantikannya yaa hahaha... Unhee pun hanya mempoutkan mulutnya.
Ternyata diluar kelas kami sudah banyak para yeoja-yeoja yang berbisik-bisik dipagi hari karena melihat hal yang kulakukan dengan baekkie pagi ini dikelas. Ada yang mencibir dan berkata "apa-apaan si Hyunhee itu, berani-beraninya dia masih mendekati Baekkie kita setelah kita beri peringatan padanya", "mereka tidak tahu malu apa ya? Bermesraan di sekolah seperti itu?" cibir yang lainnya.
Namun ada pula yang terlihat mendukung kami dan berkata "Wah Hyunhee eonnie(kakak perempuan) dan Baekkie oppa(kakak laki-laki) sangat terlihat cocok bila mereka sedang berdua seperti ini, seperti romeo dan juliet", "ia mereka terlihat sangat serasi walau sering bertingkah seperti tom and jerry, aku sangat mengidolakan mereka" sahut yang lainnya.
Huh, apa-apaan mereka itu! Apa mereka tidak ada kerjaan lain selain mengejek dan membicarakanku seperti itu? Ini semua karena kau Baek! Aku pun memukul kepala Baek dengan buku yang kupegang saat ini. Aww.. aya apayo..(aduh sakit). Ini kan bukan salahku, itu semua terjadi karena ketampananku ini, Baek membanggakan ketampanannya sambil mengelus-elus wajahnya. Isshhh kau sangat menjijikan dan terlampau PD Baekkie-ya... kami pun tertawa bersama..
Ya, itulah kebiasaan yang selalu kami lakukan dan kami terima setiap harinya dari teman-teman kami juga para heobae dan sunbae, mereka sangat mengidolakan Baekkie dan ingin sekali menjadi kekasihnya, tetapi tidak satupun dari mereka yang dapat merebut perhatian dari seorang Baekkie yang memiliki nama lengkap Byun Baekhyun ini. Oleh karena itu mereka sangat iri padaku, karena hanya padaku saja Baekkie dapat bersikap baik dan karena kedekatan kami inilah yang membuat para yeoja disekolah kami semakin dibakar oleh api cemburu yang membara, hahaha...
Ini sudah biasa kami alami semenjak kami berada ditingkat awal hingga sekarang, kira-kira sudah hampir 3 tahun. Tapi tetap tidak ada yang bisa menghancurkan kedekatan kami, Ya mungkin ini yang dinamakan kekuatan persahabatan? Bila kalian bertanya apakah aku dan Baek nantinya akan menjalin hubungan atau tidak itu adalah rahasia. Aku pun sangat bersyukur mempunyai sahabat sepertinya, seseorang yang dapat membuatku nyaman dan sebagai seorang namja ia tidak menyusahkanku sama sekali, justru ia yang sering membantuku. Dan aku lebih senang memiliki sahabat seorang namja dari pada yeoja, kalian tau kenapa? Ya karena yeoja bila diajak jalan akan ribet dan lama sedangkan namja tidak, dan lebih enaknya lagi bila kemana-mana aku tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun, karena kalian tau apa? Bagi kaum namja sangatlah pantang bila yeoja yang membayar ketika mereka sedang jalan bersama, eittt... tapi jangan salah sangka dulu denganku, aku bukan yeoja seperti yang kalian pikirkan, aku bukanlah yeoja yang matrealistis, kalian bisa memegang kata-kataku ini, ok?. Kata-kata itu pun terucapkan oleh batin Hyunhee.
***
Ditempat lain, salah satu sekolah yang tidak kalah bagus dari YISS, yaitu SOPA tengah melakukan aktivitas belajarnya. Namun ditengah jam pelajaran pertama dimulai tiba-tiba...
Ah~ sungguh melelahkan sekali.. seorang namja yang baru saja memarkirkan motornya yang berwarna merah besar itu turun dan merapikan tatanan rambutnya yang sedikit berantakan akibat helm yang digunakannya tadi. Namja ini berjalan melewati ruang komputer yang terdapat setelah lapangan parkir dan ternyata ada seorang yeoja yang memperhatikan kedatangan namja ini.
Sowon : Dia lagi, dia lagi... apa dia merasa yang memiliki sekolah ini hah? Jam pertama sudah hampir habis dan dia baru datang? Apa dia kira dengan appanya yang memiliki sebagian saham disekolah ini maka dia bisa seenaknya seperti itu? Sungguh mengganggu pemandangan saja!
Tapi kenapa para ssaem (guru) tidak ada yang berani untuk menegur atau memarahinya? Bahkan menghukumnya pun tidak! Sangat menyabalkan sekali, apa mereka takut akan dipecat? Huh aku sungguh tidak mengerti dengan mereka dan sekolah ini. Ucap salah satu teman sekelas Jongin itu.
----
Ah, dari pada menunggu teman-temanku selesai dari kelas komputernya lebih baik aku menyegarkan tubuhku dulu.
Namja ini pun hanya mampir kekelasnya untuk meletakkan tas dan mengambil baju ganti di lokernya, lalu berjalan menuju sebuah ruangan yang akan ia tempati sebagai tempat untuk menyegarkan tubuhnya.
Ya, ini lah ruangan dari sekian banyak ruang disekolah ini yang sangat ku sukai, seusai mengganti pakaiannya dengan pakaian yang terlihat nyaman, namja ini pun mulai melakukan sedikit pemanasan dan setelah itu berjalan menuju sound system di sudut ruangan dan mulai menyalakan musik yang terdapat pada smartphonenya itu. Ya.. kalian pasti sudah tau bukan siapa namja ini? Dia lah Kim Jongin salah satu siswa di SOPA dan dancer terbaik disekolah ini, dan inilah yang biasa ia lakukan bila kelas telah usai.

***
Akhirnya pelajaran hari ini usai juga, keluh Unhee..
Hyunnie... aku duluan yaa... mian (maaf) hari ini aku tidak bisa pulang bersamamu karena aku sudah ada janji dengan seseorang, hehe...
Ya.. siapa yeoja itu Baekkie-ya... eiyyy apa sahabatku yang satu ini sudah memiliki kekasih??
Ya..ya..ya.. apa yang kau katakan Hyunnie? Tidak-tidak aku akan mengantar eomma ke rumah halmonie (nenek) jadi aku harus buru-buru pulang.
Ah, ne arasseo arasseo. Sampai jumpa Baekkie-ya.. sampaikan salamku pada ahjuma dan halmonie, ne?
Geurae (ok), annyeong Hyunnie-ya~
Hari ini aku akan pulang sendiri kerumah, ah baiklah tidak apa-apa, lagi pula aku akan mampir sebentar ke kafe yang tadi pagi aku temui itu, ucap Unhee.
----
Akhirnya aku sampai juga disini. Ah, ternyata sangat ramai ya kafe ini. Sepertinya suasananya juga nyaman dan menyenangkan.
Pelayan : Annyeonghaseyo..
Hyunhee : Annyeonghaseyo..
Pelayan : Ada yang bisa saya bantu?
Hyunhee : Ah ya saya ingin memesan 1 cup ice chocolate
Pelayan : ok, ada lagi?
Hyunhee : tidak, itu saja.
Pelayan : Baiklah, semuanya jadi 1000 won. Cash atau credit card?
Hyunhee : Ah ya, aku membayar dengan uang cash.
Baiklah aku akan duduk di pojok situ.
Hyunhee pun duduk di bagian pojok kafe tersebut yang ternyata bernama KAMONG KAFE. Ia pun mulai mengeluarkan earphonenya dan memasangnya ditelinga dan mengambil novel yang baru ia beli kemarin.
Saat Hyunhee sedang asyik membaca novelnya, tiba-tiba ia merasa ada yang menyentuh kakinya, ah mungkin lebih tepat menjilat kakinya. Hyunhee pun menengokkan kepalanya ke bagian bawah dan ternyata terdapat seekor anjing berbulu coklat lebat yang terlihat sangat cantik sedang menjilati kaki Hyunhee yang ternyata sedang duduk di tempat anjing lucu itu biasa beristirahat.
Waaa... Yeppeo.....
Siapa namamu anjing lucu? Apa kamu anjing dari pemilik kafe ini? (Hyunhee pun beranjak dari tempat duduknya dan mulai berjongkok di samping anjing lucu tersebut).
Lalu tanpa Hyunhee sadari seorang pelayan sekaligus pemilik kafe tersebut sudah berada disampingnya.
Owner : Sepertinya kamu sangat menyukai anjing ya?
Hyunhee : Ah, jwoesonghabnida (maaf). Ne, saya sangat menyukai anjing, apalagi dia sangat lucu seperti ini, Hyunhee mengelus lembut anjing tersebut
Owner : haha, tidak apa-apa santai saja, saya senang kok, karena baru kali ini Monggu menyapa tamu disini dengan ramah seperti itu
Hyunhee : jeongmal (sungguh)? Oh, jadi namamu Monggu ya anjing lucu?
Owner : Ya, begitulah. Monggu sangat jarang keluar dari tempat istirahatnya, tapi kali ini dia keluar dan sepertinya ingin bermain bersamamu
Hyunhee : Waa.. kau sungguh lucu Monggu-ya.. Baiklah aku akan sering-sering kesini untuk menemuimu, apakah itu tidak apa-apa? Hyunhee pun bertanya pada owner kafe tersebut
Owner : Tentu, saya malah sangat senang bila Monggu memiliki teman, karena dia sangat kesepian disini, biasanya adikku yang akan menemaninya. O ya nama saya Kim Woo Ri, kamu dapat memanggil saya dengan Woori eonnie, kata owner kafe tersebut
Hyunhee : Ah, geurae. Saya Kang Hyun Hee, dan bisa dipanggil Hyunhee. Baiklah woori eon, sepertinya sudah hampir malam dan aku harus segera pulang ke rumah, aku akan datang lagi nanti, annyeong eon... annyeong Monggu...
Woori : annyeong Hyunhee-ssi... Baiklah Monggu, kajja (ayo) kita masuk dan aku akan membersihkanmu, karena sebentar lagi pemilikmu akan datang menjemputmu...
Tak lama kemudian yang ditunggu pun telah datang.
Noona.... dimana monggu kesayanganku... kenapa tidak ada didepan?
Ya.. Kim Jongin!! Jangan berteriak-teriak di kafeku!! Jika tidak seluruh pelanggan disini akan kabur semua akibat mendengar suara teriakanmu itu. Omel sang noona.
Ini tadi noona habis membersihkan tubuh monggumu ini.
Ah mian noona-ya hehehe,,, aku tidak bermaksud seperti itu, tapi terima kasih telah memandikan mongguku ini, kata kai sambil menggendong monggu yang terlihat sudah bersih dan segar.
OK monggu... kajja.. kita berjalan-jalan sebentar menikmati udara sore ini lalu kita pulang ke rumah. Annyeong noona....
Ne, jangan pulang terlalu larut, arasseo?
Arasseo....
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
Nah.....
Gimana buat chapter kali ini???
Semoga kalian suka yaaa..
Hyunhee sama jongin blm bisa ketemu skrg nih rupanya, kapan yaa mereka akan bertemu???
Hayoooo siapa yg penasaran???
Mari ditunggu untuk chapter selanjutnya... ^^
Jangan lupa vote dan comment juga yaaa 친구들.... 정말 고마워 buat yg udah baca, vote dan komen
💜💜💜💜💜
Tidak ada komentar:
Posting Komentar